Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

Ingin Bertemu Anak, Vicky Prasetyo Harus Bayar Hutangnya Dulu Sebesar 1 M

Tribunnews.com Sudah mempunyai anak dari mantan istri sirinya, Vivi Paris. Vicky Prasetyo dikabarkan sudah sekian lama tidak menemui anaknya itu. Hal ini dikatakan langsung oleh sang mantan istri sirinya, "Iya gak pernah ketemu sama anak," ujar Vivi Paris saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (14/8). Bahkan sebelumnya, vicky tidak mengakui bahwa itu anaknya. Dan karena itulah Vivi melarangnya untuk bertemu dengan sang buah hati. Yang kemudian, Vivi memberikan syarat tertentu kepada Vicky, yakni dengan membayar hutangnya dulu yang mencapai Rp1 Miliar jika memang ingin dipertemukan dengan anaknya. "Kamu boleh ketemu anak kamu yang penting kerugian hampir satu milyar. Untuk menyelesaikan perkara damai dengan saya kalau tidak kan nanti jadi rancu," imbuhnya. Bahkan atas kasus tidak membayar hutang kepada Vivi, dirinya sempat melaporkan Vicky di Polres Metro Jakarta Selatan. Dan Vivi kemudian memberikan waktu jatuh tempo kepada Vi...

Kembali Keluarkan Awan Panas, Status Gunung Merapi Kini menjadi Level II

CNN Indonesia Rabu (14/8/2019) sekitar pukul 04.52 WIB, Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran erupsi dengan jarak luncur hingga 950 meter ke arah hulu Sungai Gendol. "Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 50 milimeter dan durasi lebih kurang selama 95.80 detik," ujar Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Agus Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (14/8/2019). Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu, ditetapkan status level II atau Waspada sejak 21 Mei 2018 dimana sebelumnya, gunung itu tidak mengalami erupsi secara terus menerus. Bahkan melalui rekaman seismograf pada 10 Agustus 2019, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat telah terjadi 10 kali gempa guguran, satu kali gempa e...

Sama-sama Mendekam di Dalam Penjara, Rey Utami - Pablo Benua Dalami Agama Islam

Megapolitan kompas Setelah kasus 'Bau Ikan Asin' yang telah dilaporkan oleh Fairuz A. Rafiq, pasangan YouTuber Rey Utami dan Pablo Benua, kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya. Sudah dua bulan mendekam di tahanan, kuasa hukum Pablo Benua - Rey, Muhammad Burhanuddin mengatakan saat ini kedua kliennya telah memutuskan untuk mengikuti aturan ajaran agama Islam dengan mengenakan jilbab dan lebih mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa. "Benar (berhijab), kemaren saya lihat sudah pakai," ujar Burhanuddin saat dihubungi media, Rabu (14/8). Yang kemudian, sang ibunda Rey membawakan kerudung serta mukena saat menjenguk anaknya di Rutan. Karena diminta langsung oleh Rey.  Ditambah, Pablo sendiri ternyata turut mendalami ajaran agama yang terbilang baru dianutnya setelah menikah dengan Rey. Sumber: Akurat.co 

Tega, Pria Ini hajar Istri Hingga Meninggal

Liputan6.com Selasa (13/8/2019), seorang pria bernama Abdul Rahman alias Ammang (45) berhasil ditangkap Kepolisian Sektor Panakukang setelah menganiaya istrinya Ria (35), hingga meninggal dunia di Jalan Bontobila, Kota Makassar sekitar pukul 11.00 WITA. "Telah terjadi penganiayaan berat. Dan pelaku merupakan suami korban," kata Ahmad Halim, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polsek Panakukang Brigadir Polisi pada Rabu (14/8/2019). Penangkapan bermula dari polisi mendapat informasi bahwa telah terjadi kasus penganiayaan, yang kemudian polisi bergegas menuju ke lokasi dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar, Jalan Andi Mappaodang untuk mendapat perawatan medis.  Namun korban malah menolak dan kembali pulang kerumahnya. Dan kemudian setelah dua hari, korban mengaku sakit atas luka lebam akibat hantaman benda tumpul berupa kayu balok. "Pihak keluarga membawa ke RS Hermina di dampingi oleh Binmas Paropo Brigpol Sirattang, namun setelah...

Viral, Ucapan Dirgahayu Indonesia ke-74 Muncul di Pertandingan Tottenham Hotspur vs Aston Villa

Detik Sport Laga pembuka Liga Primer Inggris yang mempertemukan Tottenham Hotspur vs Aston Villa, Sabtu (10/8/2019) lalu telah mengundang perhatian masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, dalam pertandingan yang memasuki menit ke-17, 30 detik. Muncul sebuah tulisan bertinta merah dengan warna dasar putih Dirgahayu Indonesia ke 74 menghiasi papan iklan Stadion Tottenham Hotspur. Dimana tulisan itu muncul selama lima detik. Namun setelah diperhatikan lagi, tulisan tersebut merupakan bagian dari promosi perusahaan asuransi yang menjadi sponsor klub tersebut, AIA. Tulisan AIA dengan warna merah juga terpampang pada momen tersebut. Viral, tulisan Dirgahayu Indonesia ke-74 di Stadion Tottenham | Screenshot/YouTube Dan hingga kini, momen tersebut masih menjadi pembicaraan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.  Salah satu channel YouTube The Ferwan, yang mengunggah kemunculan ucapan untuk kemerdekaan RI 17 Agustus mendatang mendapat respons dari para subscr...

Gelar RUPS, BNI Pilih Achmad Baiquni Jadi Direktur Utama

Sumber:  BeritaSatu.com Selasa (17/3/2019), Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)  PT Bank Negara Indonesia (Persero)   Tbk  diketahui telah merombak habis sebagian besar manajemen baik dijajaran komisaris maupun direksi. Bahkan posisi Direktur Utama  BNI   itu kini telah dipegang oleh  Achmad Baiquni  setelah sebelumnya dipegang oleh Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya. Namun, ternyata untuk menjadi Direktur Utama dari  Bank Negara Indonesia  ini,  Baiquni   juga harus merangkak dari awal. Ditahun 1982,  Baiquni   berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung yang kemudian ditahun 1984 ia memulai karir perbankan nya di  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk  dan dari situlah ia berhasil menduduki beberapa jabatan manajerial, seperti adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Penge...

Berkat Tangan Dinginnya, Achmad Baiquni Bawa BNI Terbang Tinggi

Tak salah  Bank Negara Indonesia ( BNI )  memilih  Achmad Baiquni  sebagai Direktur Utama. Pasalnya, ‘bankir bertangan dingin’ ini memiliki sejarah yang sangat panjang di dunia perbankan. Buktinya, pertumbuhan kinerja  BNI  kini terus berlanjut dan terjaga ditangan  Baiquni . Kini dapat dilihat pada 2018, perusahan plat merah tersebut tetap mampu menunjukkan kinerja positifnya. Selama semester I-2018, laba bersih  BNI  mencapai sebesar Rp7,44 triliun atau tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,41 triliun. Bahkan atas beberapa inovasi seperti produk digital yang dikeluarkan  BNI  yaitu UnikQu, BNI Acquiring Online, BNI API Management, BNI e-collection, BNI Debit Online, BNI SMS Payment, BNI i-Pay, dan Agen46 tersebut bahkan mendapat apresiasi Presiden RI, Joko Widodo pada pameran Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 yang lalu. Tak hanya itu Presiden mendukung upaya...

Transit di Hongkong, Konser The Vamps di Jakarta Kembali Ditunda

Planet Radio Konser The Vamps yang rencananya akan digelar di Kota Kasablanka Hall, Jakarta Selatan pada 13 Agustus ini terpaksa kembali diundur menjadi hari Rabu, 14 Agustus mendatang.  Penjadwalan ulang konser Grup band bergenre Pop Rock asal Inggirs ini dikarenakan demo besar yang terjadi di Negara Hong Kong. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Choky Halomoan selaku pihak promotor CK Star Entertainment. "Konser The Vamps itu diundur besok, jadi tanggal 14 Agustus 2014 seperti itu," ujar Choky kepada AKURAT.CO saat dihubungi melalui ponsel, Selasa (13/8). "Kronologinya kemarin The Vamps konser di Korea, terus dia mau balik ke Indonesia itu transit di Hong Kong. Di saat dia transit di Hong Kong, tiba-tiba ada demonstran yang gede-gedean di Hong Kong," lanjutnya. Di samping itu, akibat demo besar yang terjadi di Hong Kong. Semua akses di negara tersebut ditutup. Termasuk jadwal penerbangan The Vamps ditunda menjadi 14 Agustus mendatang.  ...

Tak Punya Hati, Ibu Ini Tega Siksa Anak Kandungnya Sendiri Hingga Meninggal

Netralnews.com Seorang ibu bernama Siti Wakidah (30) tega menyiksa anak kandungnya sendiri F (6) hingga tewas. Atas kasus tersebut, Tim Satuan Rekrim Polres Boyolali melakukan rekonstruksi kasus penganiayaan ibu terhadap anak kandungnya di rumahnya yang berada di RT 5, RW 2, Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Selasa (13/8/2019). Kegiatan rekonstruksi ini dipimpin langsung oleh Kepala Polres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro didampingi Kepala Kejari Boyolali Suprihatin, dan Dandim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman. Kapolres mengatakan kegiatan reka ulang tersebut untuk memperjelas apa yang telah dilakukan oleh pelaku terkait kasus penganiayaan. Dimana rekonstruksi tersangka ini memperagakan 23 adegan. "Barang bukti dari hasil visum korban yang mengalami luka-luka lebam dimana saja harus sinkron dengan keterangan-keterangan dari pelaku," katanya. Kapolres mengatakan penyebab kematian F dari hasil visum karena adan...

Remaja Belum Saatnya Hamil? Ternyata Ini Risikonya

Kumparan Memiliki anak diusia muda sering dikatakan sangatlah tidak baik. Walau begitu, sampai sekarang masih ada yang terjadi. Bahkan hal itu umumnya dilakukan oleh remaja. Seperti yang dikatakan oleh Dokter Ninin Anggreani, pengelola Poli Pelayananan Kesehatan Peduli Remaja, Puskesmas Grogol, Petamburan, Jakarta Barat, mengatakan, bahwa remaja saat ini mengatakan ingin menikah muda. Karena jika memiliki anak diusia muda, umur mereka dengan anak tidaklah terlalu jauh.  Namun ternyata hal itu sangat berbahaya bagi sang ibu lho, kenapa? seperti yang dikatakan oleh dokter Ninin, bahwa sang anak itu harus mengetahui kehamilan yang baik seperti apa. Dan tentunya kesiapan wanita untuk bereproduksi berada diatas usia 20 tahun keatas. Karena jika di bawah usia 20 tahun, organ reproduksinya belum matang. "Sedangkan, saat kehamilan itu ada janin yang harus dibuahi, janin ini harus menempel di dinding rahim. Kalau organ reproduksinya belum matang, janin ini bisa mudah le...

KPI Akan Awasi Penuh Netflix hingga YouTube, Kominfo: Masih Harus Membahas Wacana Ini Lebih Lanjut

CIO East Africa Konten disejumlah media baru seperti Netflix hingga YouTube dikatakan akan diawasi penuh oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Walau begitu, menurut Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menyebutkan masih harus membahas wacana tersebut lebih lanjut. "Undang-undangnya (penyiaran) sendiri belum direvisi," ujarnya ketika ditemui wartawan disela-sela Sarasehan Nasional Penanganan Konten Kesusilaan di Dunia Maya, Senin (12/8/2019), di Jakarta. Karena jika melihat yang ada pada undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), ada hal yang sudah dijelaskan yaitu konten mana saja yang diperbolehkan atau tidak dalam suatu layanan digital. Dan untuk masalah penyiaran belum dibicarakan secara detil akan seperti apa pengaturannya. "Kami belum bicara karena harus ada dasar hukum yang kuat," ungkapnya. Ia melanjutkan, bahwa pengawasan ini harus ada tujuannya. "Objektifnya apa sih? Hanya sekadar melakukan sensor...

Lagunya Menjadi Viral, Barbie Kumalasari Akan Gelar Live Concert

MataMata.com Beredarnya video Barbie Kumalasari saat menjalani proses rekaman, sontak saja menjadi bahan olok-olokan warganet. Bahkan karena itu juga, lagu berjudul 'Cinta Sejati' yang dibawakan oleh Barbie Kumalasari ini langsung viral begitu saja. Walau belum resmi dirilis, Barbie mengaku senang jika lagunya itu dicover banyak orang. Seperti yang dikatakan oleh Atta Halilintar sebagai pembawa acara di tayangan YouTube Trans 7 Official dalam program Wow Banget. "Belum terbit tapi udah banyak yang cover," kata Atta Halilintar, dikutip pada Selasa (13/8). "Oh udah banyak ya? Keren kan?" kata Barbie Kumalasari. Bahkan ketika Anwar Sanjaya yang juga pembawa acara itu memuji lagu yang dinyanyikan Barbie, Barbie tampak sangat bangga. "Gua excited banget mba, lagunya belum keluar tapi orang udah lomba-lomba nyanyi lagunya," ujar Anwar Sanjaya yang juga pembawa acara. "Itulah hebatnya gue," tutur Barbie Kumalasari...

Jadi Bankir Bertangan Dingin, Achmad Baiquni Dipercaya Sebagai Dirut Baru BNI

Achmad Baiquni (kanan) ketika masih menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI |  Foto: Yasin Habibi/ Republika Tak salah  Bank Negara Indonesia ( BNI )  memilih  Achmad Baiquni   sebagai Direktur Utama. Pasalnya, ‘ bankir bertangan dingin ’ memiliki sejarah yang sangat panjang di dunia perbankan. Sebelum menjadi Direktur Utama BNI ,  Achmad Baiquni   pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI sejak tanggal 20 Mei 2010. Ia memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984.  Sebelumnya  Baiquni  pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, dan Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Baiquni  mendapat gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung (1982) dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Filipina (1992)....

RUPS tahunan tetapkan Achmad Baiquni sebagai Dirut Baru BNI

KRjogja Achmad Baiquni  ditunjuk dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT  Bank Negara Indonesia  (Persero) Tbk sebagai direktur utama PT  Bank Negara Indonesia  (Persero) Tbk. Sebelumnya,  Achmad Baiquni  merupakan direktur keuangan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 20 Mei 2010. Tercatat,  Achmad Baiquni  memulai karir perbankan nya di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sejak tahun 1984. Baiquni  juga pernah meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada 1982. Yang kemudian,  Baiquni  melanjutkan dengan meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Filipina pada 1992. Baiquni  telah mengikuti beberapa pelatihan, kursus dan seminar perbankan termasuk Risk Management in Retail Banking (BSMR) di Belanda, Executive Training for Director di The Wharton School of The University of Pennsylvania Amerika...