Langsung ke konten utama

Dua Komplotan Pembobol Bank BCA Berhasil Ditangkap Polda Metro Jaya

Sudah Bobol Bank BCA Selama Lima Tahun รข€“ SUMEKS.CO

Subdit IV Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap dua komplotan pembobol bank BCA. Sepuluh tersangka yang mengeruk uang hingga puluhan miliar tersebut dibui.

"Dari keseluruhannya, kerugian bank BCA sekitar Rp22 miliar," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Maret 2020.

Dua kelompok pembobolan dana bank BCA itu menggunakan dua modus. Kelompok pertama membobol BCA dengan memanfaatkan akun virtual (virtual account). Polisi mengamankan tiga tersangka yakni Frandika, 28; Geri, 22; dan Helyem Betika, 32.

Pelaku memanfaatkan sistem bank BCA yang sedang perbaikan dengan top up ke virtual account menggunakan mobile banking. Saldo tersangka tidak berkurang walau sudah top up berkali-kali.

Ketiganya dijerat Pasal 362 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 85 Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana dan atau Pasal 3, 4, 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Kuras kartu kredit

Kelompok kedua memakai modus pembobolan kartu kredit bank BCA. Polisi mengamankan tujuh tersangka, yakni Yopi Altobeli, 24; Altarik Suhendra, 23; Remondo, 24; Eldin Agus Tryanzah, 22; Sultoni Billah Rizky, 20; Helmi alias Dangko, 56 dan Deah Anggraini,  22.

Kelompok ini beraksi dengan belanja daring menggunakan kartu kredit bank BCA milik korban. Pelaku mengaku sebagai petugas bank dan menelepon korban dengan maksud mendapatkan kode one time password (OTP).

"Dia menelepon korban. Bertanya, 'apakah melakukan belanja lewat online'. Ketika korban menjawab tidak, pelaku membatalkan transaksi dan menanyakan kode OTP," ujar Nana.

Para pelaku mulai beraksi setelah mendapatkan kode OTP. Mereka menguras limit kartu kredit korban tersebut.

Ketujuh tersangka ditangkap awal Maret 2020 di Tulung Selapan, Palembang, Sumatra Selatan. Penangkapan ketujuh pelaku itu, kata Nana, bekerja sama dengan Polda Sumatra Selatan.

Sejumlah barang bukti yang disita dari tujuh tersangka di antaranya, dua senjata api revolver beserta tiga butir peluru kaliber 38 milimeter, lima telepon genggam, dan satu dompet. Tersangka Yopi tewas karena berusaha melawan saat penangkapan.

Kelompok kedua dijerat Pasal 30 Jo Pasal 46 dan atau Pasal 35 Jo Pasal 51 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara.

Sumber: m.medcom.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keterlibatan SBY Akan Diungkap Novanto Di KPK Nanti

Terpidana proyek e-KTP Setya Novanto kali ini kembali membuat heboh masyarakat indonesia, pasalnya ia mengaku  akan mengungkap adanya keterlibatan SBY dalam kasus  Century  yang telah merugikan negara itu secara detail dan sejelas-jelasnya. Bahkan  Novanto  sendiri mengaku mempunyai bukti yang sangat akurat dan kuat terkait dengan kasus  Century  ini. "(Saya yakin) sangat kuat (datanya)," tegasnya. Setya  Novanto  sendiri mengungkap hal itu ketika menjawab pertanyaan yang diberikan oleh salah satu awak media terkait ada atau tidaknya hubungan Susilo Bambang Yudhono (SBY) dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank  Century  tersebut. "Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," lanjut  Setya Novanto  ketika ditemui di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (14/9). Menurutnya, kasus bailout bank  Century  ...

Di Tengah Penyebaran Virus Corona, Liverpool Sediakan Bank Makanan Untuk Warga Inggris

Sumber Gambar: Bendera Liverpool yang dikibarkan jelang pertandingan melawan Tottenham Hotspur di Stadion Anfield, Liverpool. | REUTERS/Paul Childs Penyebaran Pandemi Virus Corona yang bergitu cepat di Inggris membuat banyak perusahaan besar berbondong-bondong memberikan bantuan. Seperti hal nya yang dilakukan oleh Liverpool . Dilansir dari laman Akurat, Bank Makanan itu disiapkan oleh tim berjuluk The Reds itu di sekitar kota markas mereka berada yakni Merseyside. Melalui laman Twitter resmi klub itu, mereka menyediakan makanan gratis yang memang bisa didapat oleh semua masyarakat yang memang sangat membutuhkan. Lewat video yang ada, Jordan Handerson sang kapten pun mengatakan bahwa untuk Bank Makanan tersebut semua orang bisa ikut berdonasi untuk saling membantu. Today we've launched an emergency foodbank appeal to help support the most vulnerable people in Merseyside. Here's a message from our captain and a link to how you can help. Any support, as always, is...

Clarence House Nyatakan Pangeran Charles Positif Terjangkit Virus Corona

Sumber Gambar:  Kabar terbaru kini datang dari Pangerang Charles (71) yang dinyatakan positif kerjangkit Virus Corona (Covid-19) oleh Clarence House. Dilansir dari laman Akurat, sebelumnya Pangeran Charles telah menunjukkan gejala-gejala ringan akan tetapi kondisinya kemudian membaik. Bahkan dilaporkan oleh juru bicara sang Prince of Wales tersebut kini Camilla, Duchess of Cornwall dan Pangeran Charles tengah diisolasi di Balmoral. "Sesuai dengan saran pemerintah dan medis, pangeran dan bangsawan sekarang mengasingkan diri di rumah di Skotlandia," sebut pernyataan istana, dilansir dari laman BBC, Rabu (25/3). Mereka juga siap untuk dilakukan tes oleh NHS di Berdeenshire. Dimana mereka memang dikatakan pas memenuhi kriteria yang diperlukan untuk pengujian. "Tidak mungkin untuk memastikan dari siapa sang pangeran tertular virus karena tingginya jumlah keterlibatan yang dia lakukan dalam peran publiknya selama beberapa minggu terakhir," lanjut pernyataan...