![]() |
| Sumber Gambar: Seorang polisi berdiri di dekat barikade perbatasan kota New Delhi setelah pemerintah menyatakan 'lockdown' nasional di New Delhi, India, Senin (23/3/2020). Pemerintah mengimbau warga India dengan ratusan juta penduduk untuk karantina mandiri guna mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19. | REUTERS/Adnan Abidi |
Kabar terbaru kini datang dari India yang telah baru saja memberlakukan lockdown tingkat nasional. Hal ini dilakukan oleh Perdana Menteri Indoa, Nerndra Modi sebagai upaya untuk memperlambat upaya penyebaran Virus Corona (COVID-19).
Dilansir laman Akurat dari BBC, pembatasan ini mulai berlaku pada Rabu (25/3) tengah malam waktu setempat dan akan diberlakukan selama 21 hari.
"Akan ada larangan total untuk keluar dari rumah Anda," kata Modi dalam pidato yang disiarkan televisi, dilansir dari laman BBC, Rabu (25/3).
Modi menambahkan, jika India tidak mengatasi ini dalam 21 hari, maka negara akan "mundur 21 tahun".
Dia mengimbau agar orang-orang tidak panik, tetapi orang banyak dengan cepat mengerumuni toko-toko di ibu kota. Modi mengatakan bahwa panic buying justru dapat menjadi momen penyebaran virus. Namun hal itu tampaknya tak diindahkan warga.
Langkah-langkah baru menyusul adanya peningkatan tajam kasus Virus Corona dalam beberapa hari terakhir. Per Rabu (25/3), ada 536 kasus positif COVID-19 yang dikonfirmasi di seluruh India dan 10 kematian.
Negara berpenduduk 1,3 miliar itu menjadi negara kesekian yang memberlakukan lockdown.
Sumber: Akurat.co

Komentar
Posting Komentar