![]() |
| Sumber: Jawa Tengah |
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Jawa Tengah, Sarif Abdillah menyampaikan, Fraksinya akan mengusung pengentasan kemiskinan di Semarang, khususnya Jateng. Yakni dengan memaksimalkan proses penjaringan aspirasi atau reses anggota dewan masa sidang II tahun 2020.
“Salah satunya bagaimana menurunkan tingkat kemiskinan yang masih tinggi, bantuan keuangan desa, pembangunan infrastruktur pendidikan, pengurangan tingkat pengangguran. Juga kemudahan pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lainnya,”anggota Komisi B DPRD Jateng itu, Kamis (13/2/2020) seperti yang dilansir dari laman Ayosemarang.
Sarif mengakui, FPKB masih menyoroti angka kemiskinan yang masih tinggi di provinsi ini, walau sebenarnya di wilayah Semarang sudah berkurang angka kemiskinannya. Sarif berharap, pemerintah melakukan terobosan dan langkah jitu, khusunya untuk 14 daerah sekitar Semarang yang masih masuk dalam zona merah kemiskinan di Jateng. Masing-masing, Banjarnegara, Brebes, Sragen, Demak, Klaten, Blora, Grobogan, Wonosobo, Kebumen, Purworejo, Purbalingga, Wonosobo, Pemalang, dan Banyumas.
“FPKB mengharapkan program pendampingan satu OPD satu desa yang dicanangkan, dimaksimalkan dan mampu memotret dan memantau kondsisi riil di desa. Untuk selanjutnya dilakukan program evaluasi dan eksekusi pembangunannya,” katanya.
Anggota DPRD Jateng dari Dapil XI (Cilacap dan Banyumas) ini menyampaikan harapannya kepada Pemprov Jateng dalam menghadapi situasi ekonomi yang diprediksi akan semakin sulit.
Sarif mengatakan, reses masa sidang II tahun 2020 akan dilaksanakan pada tanggal 16 -23 Februari 2020 di seluruh dapil se-Jateng.
Sumber: Ayosemarang.com

Komentar
Posting Komentar