| Ilustrasi | Sumber Gambar: Google.com |
Sempat dinyatakan hilang, kini seorang pemuda berusia 29 tahun itu akhirnya ditemukan. Namun kini ia ditemukan dalam kondisi mengapung sudah tak bernyawa pada Selasa (21/1/2020).
Melansir dari laman Akurat, pemuda yang dinyatakan hilang di perairan Desa Tou, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng), itu ditemukan oleh warga dan tim SAR sekitar dua kilometer dari lokasi hilang, dan berjarak sekira 50 meter dari bibir pantai Desa Tou pada pukul 15.00 Wita.
Jasad korban kemudian langsung dievakuasi oleh warga dan aparat kepolisian serta TNI ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan visum. Dan hasil visum nyatanya tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan.
Aparat Kepolisian Sektor Toili pun melakukan tindakan lebih lanjut dengan mengirim jenazah korban ke RSUD Luwuk untuk dilakukan otopsi. Lima jam otopsi dilakukan petugas RSUD Luwuk hingga pukul 01.25 dini hari, namun hasilnya belum diumumkan ke publik.
Diketahui, sebelumnya pemuda bernama Firman alias Mang (29), warga Desa Tou, Kecamatan Moilong pada Sabtu (18/1) malam menghadiri pesta pernikahan di wilayah itu.
Saat pesta usai dan masuk acara hiburan, Firman berselisih paham dengan pemuda setempat dan terjadilah keributan sekira pukul 04.00 Wita Minggu (19/1) dini hari. Sekelompok pemuda yang melihat kejadian itu tak terima terjadi keributan karena ulah Firman.
Mereka pun berdebat dan terjadi keonaran menjadi ramai, Firman yang merasa terpojok berupaya menghindar. Massa yang emosi dengan kelakuan Firman kemudian mengejar. Pria kelahiran Malaysia, 28 Maret 1991 itu pun lari ke arah pantai Desa Tou dan berenang ke tengah laut, hingga akhirnya dinyatakan hilang.
Sumber: Akurat.co
Komentar
Posting Komentar