![]() |
| Pesawat Boeing 737 Max di fasilitas produksi Boeing 737 Max di Renton, Washington, Amerika Serikat, Senin (16/12/2019). Perusahaan pembuat pesawat asal Amerika Serikat Boeing Co menghentikan produksi jet 737 Max pada Januari 2020. Hal tersebut karena Administrasi Penerbangan Federal (FAA) tidak memberikan izin untuk pesawat Boeing 737. | REUTERS/Lindsey Wasson |
Kabar terbaru kini datang dari pabrikan pesawat terbang asal Amerika Serikat (AS) Boeing menghentikan sementara produksi 737 Max.
Walau begitu, mereka mengatakan tidak akan memberi cuti atau memberhentikan pekerja di lokasi perakitan di Renton, Washington karena adanya penghentian produksi, melansir CNN, Selasa (21/1/2020). Dimana karyawan akan dipindahkan ke tugas lain selama penutupan.
Walau begitu, CEO Boeing Dave Calhoun dalam emailnya kepada karyawan seminggu yang lalu mengatakan akan terus mengambil langkah untuk mempertahankan rantai pasokan dan keahlian tenaga kerja, sehingga siap untuk memulai kembali produksi.
Boeing 737 Max sendiri telah dihukum sejak Maret setelah dua kecelakaan fatal yang menewaskan sebanyak 346 orang di dalamnya.
Meskipun Boeing tidak dapat mengirimkan 737 pesawat Max kepada pelanggan, perusahaan terus merakit jet, meskipun pada kecepatan yang sedikit berkurang.
Sekarang ada sekitar 400 jet lengkap yang diparkir di Washington dan Texas, menunggu untuk dikirim ke maskapai penerbangan di seluruh dunia.
Tetapi Boeing tidak mendapatkan sebagian besar uangnya dari penjualan jet sampai mereka dikirimkan, dan Boeing tidak dapat terus menerus menanggung biaya untuk membangunnya tanpa bisa mengirimkannya.
Sumber: Akurat.co

Komentar
Posting Komentar